Inilah Waktu Utama Sholat Dhuha

Tahukah Anda waktu yang afdhal untuk melaksanakan Sholat Dhuha? Berikut penjelasannya.

StatusPagi.com – Sholat dhuha sangat dianjurkan untuk dikerjakan karena memiliki banyak manfaat. Menurut sabda Rasulullah Muhammad SAW, diantara keutamaan sholat dhuha adalah diampuni dosa-dosany meski sebanyak buih lautan. Sholat dhuha juga mendatangkan rizki dan menjauhkan dari kefakiran.

dhuha

Berikut dua sabda Rasulullah Muhammad SAW yang di riwayatkan oleh Turmudzi

Barangsiapa yang selalu mengerjakan shalat Dhuha niscaya akan diampuni dosa-dosanya walaupun sebanyak buih di lautan.” (HR. Turmudzi)

 Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Shalat Dhuha itu dapat mendatangkan rejeki dan menolak kefakiran. Dan tidak ada yang akan memelihara shalat Dhuha melainkan orang-orang yang bertaubat.” (HR. Turmuzi dan Ibnu Majah, hadis hasan)

Shalat dhuha dilaksanakan pada pagi hari hingga menjelang dhuhur, yaitu sejak matahari terbit hingga matahari hampir berada di atas kepala.  Namun ada pertanyaan, kapankah waktu yang afdhal (lebih utama) untuk menjalankan sholat dhuha?

Menurut riwayat dari Al Qosim As Syaibani, Zaid bin Arqam radhiyallahu ‘anhu berkata setelah beliau melihat beberapa orang menjalankan shalat Dhuha :

“Andaikan mereka tahu bahwa shalat setelah waktu ini lebih utama. Sesungguhnya Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda, ”Shalat para Awwabin adalah ketika anak onta mulai kepanasan.” (HR. Muslim 748).

Shalat pada waktu ini dikaitkan dengan Awwabin dipahami sebagai orang taat yang lebih suka melakukan kesibukan diri dengan melakukan sholat daripada condong untuk istirahat.

Waktu ketika matahari mulai panas adalah waktu yang paling utama untuk melaksanakan shalat dhuha, meskipun dibolehkan shalat sejak terbit matahari sampai menjelang tergelincirnya matahari. “(Syarh Shahih Muslim, 6/30), demikian ulama madzhab kami (syafi’iyah) mengatakan seperti disampaikan oleh Imam An-Nawawi.

Dalam Nuzhatul Muttaqin dijelaskan, Syaikh Musthafa Al Bugha dan empat ulama lainnya menjelaskan “Waktu shalat dhuha dimulai sejak matahari beranjak tinggi sampai matahari mendekati posisi tengah. Tapi, yang paling utama adalah saat matahari meninggi dan sudah terasa panas.”

Lalu pukul berapakah waktu yang dimaksud dengan matahari meninggi dan sudah terasa panas? Waktu terbit matahari hingga masuk waktu dhuhur memakan sekitar 6 jam. Saat matahari meninggi dan sudah terasa panas waktunya adalah sekitar 3 jam setelah terbit matahari atau 3 jam sebelum waktu dhuhur.

Waktu terbit matahari bisa di cek secara online, misalnya di situs berikut : http://ind.timegenie.com/sunrise_sunset/

Sesuaikan dengan kota tempat Anda berada, maka sekitar 3 jam setelah waktu terbit matahari itulah, waktu terbaik untuk melaksanakan sholat dhuha.

Namun karena aturan jam kantor atau kesibukan bekerja kadang-kadang sulit untuk sholat dhuha pada waktu utama tersebut. Sebagian menjalankannya di awal waktu sekitar jam 6.30 pagi atau di akhir waktu dhuha menjelang datangnya waktu dhuhur. Ini masih lebih baik daripada tidak menjalankan sholat dhuha sama sekali mengingat keutamaannya yang besar terutama sebagai pembuka pintu rezeki.  btw, Sudah sholat dhuha belum?


Kategori : Hikmah diterbitkan Monday, 15 June, 2015 oleh Siti Sofiati
Tags: