Menurut KPAI, 8 Game Online ini Berbahaya untuk Anak

KPAI merilis siaran pers yang menyebut 8 game online yang dianggap berbahaya untuk perkembangan anak.

StatusPagi.com  – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dalam siaran persnya menyebutkan 8 game online yang dianggap berbahaya untuk anak. KPAI beralasan ke-8 game online tersebut mengandung materi kekerasan.

call of duty black ops

Lebih lanjut, Wakil Ketua KPAI Maria Advianti menyebutkan memainkan game online, bisa membuat anak menjadi kecanduan. Akibatnya anak tidak ingin berhenti untuk terus memainkan game online.

 

Berikut delapan game online yang dimaksud,  Counter Strike, Lost Saga, Point Blank, World of Warcraft, Call of Duty, RF Online, AION, dan Gunbound. Tidak hanya mengandung materi kekerasan, game online yang dimaksud oleh KPAI tersebut juga dianggap menyajikan materi dewasa dan perjudian yang bisa mempengaruhi pertumbuhan anak-anak.

Senada dengan KPAI, Direktur Pemberdayaan Informatika Ditjen Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Septriana Tangkary, menyebut beberapa diantara game online tersebut juga bisa memicu anak lebih mudah mengucapkan kata-kata kotor.

Masih menurut Septriana, selain anak menjadi kecanduan, anak-anak juga terdorong untuk melakukan hal negatif. Kegiatan keseharian mereka juga terbengkalai, sepert kewajiban mereka untuk belajar.

Pemerintah juga telah membuat regulasi terkait game online melalui UU ITE. Dalam aturan tersebut, materi online yang mengandung kesusilaan, perjudian, penghinaan, pemerasan, berita bohong, SARA, dan ancaman kekerasan, pelakunya bisa bisa dipidanan dengan hukuman 12 tahun penjara atau denda maksimal Rp. 2 miliar. Materi online disini, termasuk di dalamya game online.

 


Kategori : Teknologi diterbitkan Tuesday, 9 June, 2015 oleh Siti Sofiati