Sediakan Selalu Lampu Emergency atau Lampu Darurat di Rumah

 lampu_emergency

Lampu emergency atau lampu darurat kini semakin banyak digunakan di rumah warga.

Lampu Emergency atau Lampu Darurat semakin populer untuk digunakan di rumah tinggal, tidak melulu digunakan oleh pabrik atau kantor. Hal ini semakin beralasan karena stabilitas listrik di beberapa daerah yang tidak stabil, umumnya di luar Pulau Jawa.

Sering kita baca di media, keluhan pelanggan listrik yang kecewa karena di wilayahnya sering kali terjadi pemadaman listrik. Parahnya kejadian tersebut bisa terjadi berulang-ulang tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.

Kondisi ini membuat sebagian warga yang tidak mau menyerah dengan gelap gulita setiap malam, mulai mencari alternatif penerangan rumah. Pilihan tersebut jatuh pada lampu emergency murah yang kini banyak tersedia di pasaran.

Namun penggunaan lampu darurat untuk rumah tinggal tidak cuma dimanfaatkan oleh mereka yang mengalami pemadaman listrik. Lampu emergency juga bisa digunakan saat camping yang tidak menyediakan listrik atau dimanfaatkan para pekerja yang sehari-harinya bekerja di ruang gelap tanpa arus listrik.

Dengan harga lampu emergency yang semakin terjangkau, penggunaan lampu yang biasa digunakan pada saat darurat tersebut kini semakin populer. Apalagi bentuk dan modelnya yang semakin beragam.

Untuk penggunaan lampu darurat di rumah tinggal yang sering mengalami pemadaman listrik, penggunaan lampu emergency yang otomatis menyala saat listrik padam bisa menjadi pilihan menarik. Apalagi lampu jenis ini juga menyediakan fitting untuk di tempelkan di langit-langit rumah. Untuk menyalakan atau mematikan lampu, tersedia remote yang menjadi satu paket dengan pembelian lampu emergency tersebut.

Pilihan lainnya, ada lampu darurat dengan bentuk yang menarik, seperti berbentuk alat penerangan jaman dulu yakni petromax. Ada juga yang berbentuk seperti lampu badai yang biasa digunakan oleh pendaki gunung atau mereka yang suka camping.

lampu_emergency_remote

Model lampu emergency unik lainnya misalnya, berbentuk seperti lentera, ada juga nampak seperti lampu tembak atau seperti senter pada umumnya. Namun ada juga produk lampu emergency ‘rumahan’ yang multi-fungsi, atau punya fungsi lain selain sebagai penerang ruangan. Misalnya lampu emergency kipas angin.

Dengan lampu emergency kipas angin tersebut, penghuni rumah yang kegelapan, bisa mendapat penerangan sekaligus mendapatkan udara segar dari kipas yang berputar. Lampu emergency multi-fungsi lainnya misalnya selain sebagai penerang juga berfungsi sebagai pengisi daya atau charger untuk ponsel. Jadi meski tidak ada listrik, Anda tetap bisa mengisi daya untuk ponsel atau smartphone, dan melakukan update status di sosial media, mengabarkan bahwa listrik di rumah sedang KO, he he

Sumber daya yang digunakan oleh lampu darurat yang beredar di pasaran biasanya adalah baterai rechargeable (bisa di isi ulang) atau baterai sekali pakai. Ada juga lampu emergency yang memanfaatkan sinar matahari sebagai sumber dayanya. Ada kelebihan dan kekurangan masing-masing dari sumber daya tersebut. Anda bisa temukan dalam artikel kami lainnya yang mengulas tentang hal itu.

Lampu emergency dengan sensor tenaga matahari

Lampu emergency dengan sensor tenaga matahari

Sebelum Anda memutuskan untuk menggunakan lampu darurat di rumah, ada beberapa tips sebelum membeli lampu emergency. Misalnya memilih yang lebih hemat daya namun tetap memiliki pencahayaan yang maksimal. Pilih juga lampu yang lebih tahan lama, mudah perawatannya dan tentu saja hemat untuk kantong Anda.

Ingat untuk selalu menyediakan lampu emergency di rumah, karena Anda tidak akan pernah tahu kapan Anda membutuhkannya. Keadaan darurat tidak datang dengan pemberitahuan terlebih dahulu. Sedia payung sebelum hujan, sedia lampu darurat sebelum kegelapan.


Kategori : Teknologi diterbitkan Sunday, 31 May, 2015 oleh Siti Sofiati