Bagaimana Pahala Puasa Untuk Orang yang Tidur Seharian?

Hakikat puasa adalah menahan diri dari segala yang membatalkan puasa dan dari perbuatan dosa. Apakah tidurnya orang berpuasa bisa disebut sedang menahan diri?

StatusPagi.com – Mungkin Anda pernah mendengar nasihat, jika tidak bisa menahan diri untuk menggunjing atau bergosip saat puasa, lebih baik baginya untuk tidur. Karena tidurnya orang bepuasa bisa memperoleh pahala daripada terjaga namun melakukan dosa.

Tidurnya Orang Puasa Ibadah

Namun sebagian mengartikan ini dengan memperbolehkan tidur seharian selama berpuasa demi menahan diri dari kemunkaran. Lalu bagaimana pahalanya mereka yang tidur seharian saat menjalankan ibadah puasa?

Allah Maha Luas Rahmatnya, Allah akan tetap memberikan pahala bagi mereka yang puasa sambil tidur. Syekh Romli dalam Nihayatul Muhtaj mengatakan, menurut pendapat shahih, secara syara’ tidak ada masalah bagi mereka yang menghabiskan waktu untuk tidur selama berpuasa. Mereka akan dinilai pihak yang kena khitab syara’.

Namun mereka yang tidur seharian sampai melewatkan waktu sholat, wajib mengqadha sholat yang luput sebab tidur, bukan karena sebab pingsan.

Meskipun demikian, bagi mereka yang berpuasa masih lebih baik jika menghidupkan siang hari dengan tadarus, mengikuti tausiah, berdzikir, berdoa memohon dihapuskan dosa-dosa yang lalu atau melakukan amalan lain yang disunnahkan.

Puasa juga tidak berarti menggugurkan kewajiban mencari nafkah pada siang hari. Kita tetap harus bekerja atau kuliah/sekolah seperti hari-hari lainnya di luar bulan Ramadhan. Puasa bukan menjadi alasan untuk mengurangi jam kerja atau mengurangi kegiatan yang sehari-hari sudah menjadi kewajiban kita.

Nasihat di awal tulisan ini, lebih baik tidur daripada melakukan hal-hal yang bisa membatalkan pahala puasa seperti dusta, ghibah, menghasut, menyudutkan orang atau kelompok lain. Tidurnya orang berpuasa akan mendapatkan pahala, terlebih jika diniatkan untuk menghindari dusta, gosip dan hal tidak bermanfaat lainnya selama berpuasa. Wallahu a’lam. [via nu.or.id]


Kategori : Hikmah diterbitkan Selasa, 23 Juni, 2015 oleh Siti Sofiati