Fatwa MUI : Tidak Boleh Sembarangan Meng-Kafirkan Golongan Tertentu

MUI mengeluarkan fatwa yang menegaskan bahwa status kafir bagi golongan atau kelompok tertentu hanya bisa dilakukan oleh lembaga ulama yang disahkan negara.

StatusPagi.com – Majelis Ulama Indonesia mengeluarkan fatwa terbaru terkait fenomena pengkafiran satu kelompok ke kelompok lainnya secara bebas. Dalam Ijtima Ulama Komisi Fatwa MUI ke-5 di Pesantren At-Tauhiddiyah Cikura, Tegal, Jawa Tengah, ditegaskan bahwa setiap individu atau kelompok tertentu tidak bisa mengkafirkan kepada golongan atau kelompok lainnya secara sembarangan.

Logo_MUI

Menyebut golongan atau kelompok tertentu sebagai kafir hanya dapat dilakukan oleh lembaga ulama yang disahkan negara dan umat atau lewat kewenangan MUI pusat.

Menurut Ketua Komisi Fatwa MUI, Hasanuddin AF, fatwa ini dikeluarkan karena maraknya fenomena suatu kelompok tertentu menyebut kafir kelompok lainnya bahkan kadang disebutkan ‘mereka kafir, halal darahnya’.

 

Dengan adanya fatwa MUI ini, maka hanya lembaga ulama resmi yang ditunjuk negara saja yang berhak menyatakan kafir atau tidaknya individu atau kelompok tertentu. Dengan adanya lembaga ulama resmi ini, maka pertanggungjawaban terhadap ‘cap kafir’ tersebut juga semakin jelas.

Fatwa MUI tentang klaim kafir ini akan menjadi atura format segera setelah ditandatangani Ketua MUI.

Fatwa mengenai klaim kafir, ungkap Hasanuddin telah mencapai kesepakatan akhir dari para ulama. Namun fatwa ini baru bisa menjadi menjadi aturan formal setelah ditandatangani Ketua MUI. [via Dream]


Kategori : Hikmah diterbitkan Kamis, 11 Juni, 2015 oleh Siti Sofiati
Tags: ,